Menulislah...Ceritakan Apa Yang Kamu Rasakan

Waspadai Penularan Penyakit HIV dan AIDS!

HIV merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, yang berupa sebuah virus perusak system kekebalan tubuh. Ya, penyakit HIV ini akan menginfeksi dan menggerogoti sel CD4, sehingga system kekebalan tubuh kita menjadi semakin lemah. Jika sudah demikian, maka tubuh kita akan mudah terserang oleh berbagai jenis penyakit. Bahkan yang lebih menakutkannya lagi, hingga sampai saat ini belum ada satu pun jenis obat yang dapat menyembuhkan HIV. 



Kendati demikian, infeksi HIV ini dapat dicegah dengan berbagai cara seperti di bawah ini :
* Menggunakan Kondom Yang Baru
Baik berhubungan seks melalui vagina maupun dubur (anal), sebaiknya selalu menggunakan kondom yang baru. Jika memilih kondom pelumas, pastikan bahwa pelumas tersebut berbahan dasar minyak. Mengapa demikian? pasalnya, pelumas berbahan minyak ini dapat membuat kondom bocor. Untuk seks oral, sebaiknya pilih kondom yang tidak berpelumas.
* Jangan melakukan hubungan seks dengan lebih dari satu pasangan.
* Memberitahu pasangan jika anda mengidap HIV, sehingga dia bisa menjalani tes HIV.
* Konsultasikan kembali dengan dokter jika anda di diagnosis positif HIV dalam masa kehamilan, mengenai penanganan selnjutnya, serta perencanaan persalinan untuk mencegah penularaan dari ibu ke janin. 
* Bagi kaum pria, disarankan untuk di sunat agar mengurangi resiko infeksi HIV.

Ketika anda merasa bahwa sudah berhubungan intim dengan seseorang penderita HIV, ada baiknya  segera periksakan diri ke dokter untuk mandapatkan pencegahan yang tepat. Biasanya dokter akan langsung memberikan obat post expourse prophylaxis (PEP), yang disarankan untuk dikonsumsi selama 28 hari. Obat PEP itu sendiri merupakan kombinasi 3 obat antiretroviral, yang bisa mencegah perkembangan infeksi HIV dalam tubuh. Kendati demikian, terapi dengan obat PEP ini harus dimulai maksimal 3 hari setelah infeksi virus terjadi.

Adapun mengenai penularan penyakit HIV yang harus anda waspadai seperti di bawah ini :
1. Hubungan Seks
Infeksi virus HIV bisa terjadi melalui hubungan intim baik melalui vagina maupun dubur (anal). Kendati jarang terjadi, HIV juga dapat menular melalui sex oral. Namun, penularan melalui sex oral ini  hanya akan terjadi jika terdapat luka terbuka pada mulut si penderitanya. Ya, misalkan seperti sariawan atau gusi berdarah.
2. Berbagi Jarum Suntik
Berbagi jarum suntik dengan penderita HIV, merupakan salah satu cara yang bisa membuat seseorang tertular HIV. Misalkan saja anda menggunakan jarum suntik bersamaan dengan si penderita HIV untuk membuat tato, atau saat menggunakan NAPZA suntik.
3. Transfusi Darah
Penularan virus HIV juga bisa terjadi pada saat anda menerima donor darah dari seseorang yang mengidap HIV.
Itulah beberapa kegiatan yang bisa menjadi sarana untuk menularkan virus HIV.

Berikut gejala yang ditimbulkan dari penyakit HIV dan AIDS? 
* Tahapan Infeksi Akut Yang Berlangsung Hingga Beberapa Hari *
- demam hingga menggigil 
- muncul ruam di kulit
- muntah-muntah
- nyeri pada otot dan sendi
- terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening
- sakit kepala
- sakit perut
- sakit tenggorokan dan sariawan

.* Gejala infeksi HIV Tahap Laten * 
- berat badan menjadi turun
- berkeringat di malam hari
- demam
- diare
- mual dan muntah
- herpes zoster
- pembengkakan kelenjar getah bening
- sakit kepala
- tubuh mudah lemah

* Gejala AIDS *
- berat badan turun drastis tanpa sebab
- berkeringat dimalam hari
- bercak putih di lidah, mulut, kelamin, dan anus
- bintik ungu pada kulit yang tidak dapat hilang
- demam yang berlangsung lebih dari 10 hari
- diare kronis
- gangguan saraf
- infeksi jamur pada mulut, tenggorokan, dan vagina

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

My Instagram